dangiangkisunda.com – Warga Desa Ciuyah Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon terheran-heran dengan perilaku Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Keheranan warga desa tersebut dipicu oleh aksi Dedi saat memenuhi undangan ke desa yang berada di wilayah pantura itu untuk menghadiri sebuah acara kemarin Sabtu (8/10).

Dedi yang melintas di Bendungan Ambit di pinggiran desa tersebut menghentikan kendaraan yang ditumpanginya karena melihat sekelompok anak-anak yang sedang bermain di pinggiran bendungan. Secara spontan Dedi kemudian menggelar lomba berenang bagi untuk mereka.

Lomba renang dadakan itu diikuti secara antusias oleh anak-anak bahkan sempat mengundang perhatian warga sekitar. Kasdi (46) mengaku heran melihat perilaku bupati yang selalu mengenakan pakaian khas Sunda tersebut. Menurut dia, pejabat negara biasanya enggan untuk berbaur dengan masyarakat apalagi anak-anak. Untuk bertemu pun menurut dia, harus berkomunikasi terlebih dahulu via staf.

Akan tetapi kesan formal dan birokratis, menurutnya tidak dia temukan dalam diri pria yang kini masih menjabat sebagai bupati untuk masa jabatan yang kedua itu. Selain itu, Dedi memiliki cara tersendiri untuk menghibur anak-anak secara aktif.

“Anak saya ikut bermain sama Kang Dedi, dia lomba renang. Saya terus terang saja merasa aneh. Kok ada pejabat seperti ini, jauh sekali dari kesan formal. Biasanya, untuk bertemu pun sulit meski di lapangan. Pasti ada staff yang mengecek ini itu lebih dulu”. Kata Kasdi.

Sebelumnya diketahui Kepala Desa Ciuyah Chaswati Abdul Ghani sering berkunjung ke Purwakarta untuk belajar tentang tata bangunan khas Sunda yang selama ini menjadi ciri khas pembangunan di kabupaten yang menerapkan konsep pembangunan berdasarkan karakter wilayah tersebut.

Desain bangunan khas Sunda pun dia implementasikan ke dalam arsitektur Kantor Desa Ciuyah Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon. Saat peresmian kantor desa, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi pun tampak hadir sebagai inspirator pembangunan kantor desa tersebut. (amh)

Leave a Reply

Your email address will not be published.