image

dangiangkisunda.com – Pemerintah kabupaten Purwakarta  bersama Pemerintah Pusat, PT.Kereta Cepat Indonesia China serta Kementrian Perhubungan, membahas persiapan serta Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Purwakarta dalam penyesuain RTRW perubahan dalam pembangunan Jalur Kereta Cepat. Rabu (2/3). Bale Nagri Purwakarta.

Yusrizal Projectif Team Leader Kereta Cepat, mengungkapkan bahwa target pembangunan kereta api cepat ini, pada tahun 2019 sudah bisa digunakan, selain itu dalam pertemuan tadi membahas akan perihal kawasan yang akan dilintasi kereta cepat ini.

“Bulan ini sudah ada perkembangan dimana daerah yang terlewati sudah membentuk kajian dan analisis. Karena kita targetkan tahun  2019 sudah selesai kereta cepat ini, sehingga kita perlu analisis bersama dengan daerah yang menjadi kawasan perlintasan.”, ujarnya.

Purwakarta sendiri, akan dilintasi jalur kereta cepat ini, sepanjang 22 kilometer, sehingga dirinya menambahkan, sudah melakukan kajian bersama BMKG, LIPI, Badan Geologi serta PT. KAI.

“secara lintasan ada 22 KM  untuk Kabupaten Purwakarta, setelah kita kaji ada beberap wilayah yang harus diperhatikan, terutama kawasan tambang serta adanya patahan dibeberapa titik di Purwakarta, untuk tambang sendiri kita rekomendasikan agar ditutup karena dalam jalur tersebut ada sensor yang sangat peka terhadap getaran apalagi di kawasan tambang tersebut jalur kereta api tersebut akan dibuatkan terowongan yang kedalamannya minimal diatas 40 meter..”, tuturnya.

Adanya analisis ini Bupati Purwakarta, menyambut baik, bahkan dirinya sudah mempersiapkan rancangan perubahan RTRW untuk pembangunan kereta cepat.

“rancangan sudah disiapkan dan kita akan bahas terlebih dahulu untuk perubahan RTRW, karena untuk kedepan dalam RTRW tersebut hanya akan memiliki 4 kawasan yaitu, kawasan industry, kawasan hijau, kawasan pertanian/peternakan serta perumahan.”, tuturnya. (amh/bon)

Leave a Reply

Your email address will not be published.