image

dangiangkisunda.com – ‘Mimpi’ adalah sebuah kalimat yang memiliki makna  imajinatif. Setiap kehidupan seseorang pasti memiliki mimpi-mimpi yang terindah dalam menapaki jejak langkah kehidupan, bagi sebagian orang ada yang mimpinya bisa terwujud dan ada pula mimpi yang diidamkan belum sempat terwujud, serta adapula yang tak ingin bermimpi karena takut mimpinya tak bisa terwujud menjadi realitas kehidupan.

Tapi bagi Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Kang Dedi memiliki pemaknaan yang berbeda tentang mewujudkan tafsir mimpi. Sehingga setiap mimpi imajinatifnya mampu dia rubah menjadi sebuah kenyataan. Bagi dirinya, mewujudkan impian atau cita-cita harus dimulai terlebih dahulu dengan mimpi. Apa pasalnya, sebab dengan bermimpi setiap apa yang dinginkan akan mudah terwujud dan menemukan jalan untuk mewujudkan mimpi-mimpi tersebut.

Alhasil, melalui tahapan mimpi-mimpi yang dia lalui. Kang Dedi mampu merubah mimpi menjadi kenyataan, dengan diwujudkan melalui pembangunan di Kabupaten Purwakarta menjadi daerah istimewa.

Kini semenjak Kang Dedi memimpin tata kelola Kabupaten Purwakarta menjadi luar biasa. Hal tersebut hanya satu kata “mimpi”-nya “budak angon”
Dari perwujudan mimpi Kang Dedi, ia mampu memberikan gaji ketua RT sebesar Rp.500.000/perbulan, pemberian intensif tersebut hanya ada di Kabupaten Purwakarta. Saat ini di Purwakarta ada sekitar 3.238 ketua RT,1.059 ketua RW, dan 475 dusun.

Begitu pun Hansip atau keamanan yang ada di Desa. Jika Pemerintah Pusat telah menghapuskan Hansip, namun Kang Dedi memiliki logika pemahaman yang berbeda tentang anggota khusus keamanan di Kampung. Dirinya malah memberikan keistimewaan bagi Hansip dengan memberikan intensif sebesar Rp.300.000/bulan. Kang Dedi berpendapat, keberadaan Hansip sangat diperlukan bagi masyarakat di Purwakarta.

Lalu yang istimewanya lagi, mungkin pula hanya ada di Kabupaten Purwakarta Kepala Desa (Kades) mendapatkan tunjangan sebesar Rp.2,6 juta/bulan. Sebelumnya Kades hanya mendapatkan tunjangan sebesar Rp.1,5 juta/bulan. Namun kini seluruh Kades di Purwakarta bisa tersenyum manis setelah Kang Dedi memimpin.

Tak hanya itu jika diumpama-kan,  Kabupaten Purwakarta bagaikan symbol satu negara yang mampu mewujudkan kemakmuran untuk masyarakatnya. Bagaimana tidak, masyarakat Purwakarta yang sakit baik yang miskin atau pun yang kaya semuannya diistimewakan.

Tidak cuma kesehatan yang gratis 100 persen, di Purwakarta sekolah sampai jenjang SMA tak berbiaya. Semuannya langsung di tanggung oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Purwakarta, bagi Kang Dedi, pendidikan adalah sebuah proses yang wajib dilalui guna mewujudkan generasi bangsa yang berkualitas intelektual dan spiritual. 
Inilah bagian mimpi-mimpi Kang Dedi, “sang budak angon” yang ia wujudkan. Bahkan mimpi yang dia miliki masih banyak lagi, semua hanya untuk mengabdi demi bangsa Indonesia.(Amh)

Leave a Reply

Your email address will not be published.