image

dangiangkisunda.com – Hari Pendidikan Nasional di Kabupaten Purwakarta, diperingati bukan dengan cara formal seperti apel atau upacara, akan tetapi dilaksanakan dengan kegiatan membersihkan lingkungan dan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut. Senin, (2/5) Purwakarta.

Ketika ditemui di Sekolah SMAN 3 Purwakarta, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi yang sedang meninjau pemeriksaan, mengungkapkan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional, jangan dijadikan seremonial belaka, tapi harus membangun gerakan pendidikan yang memiliki karakter. “Hardiknas di Purwakarta kita arahkan saja mereka upacara di sekolahnya masing – masing, setelah itu mereka bersih – bersih lingkungan dan pemeriksaan kesehatan.”, ujarnya.

Khusus pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, Dedi mengungkapkan bahwa itu dikhususkan bagi siswa yang kedapatan merokok, sehingga dari hasil pemeriksaan akan ada penilaian bagi siswa. “Hasil ini akan jadi penilaian bagi siswa yang masih kedapatan merokok akan dikurangi nilainya dua, bagi yang sudah berhenti akan mendapatkan nilai plus dua dan bagi yang tidak merokok plus satu nilai.”, tuturnya.

image

Kang Dedi pun menjelaskan, bahwa siswa merokok tidak mencerminkan sebuah pendidikan yang ada hanya kemerosotan pendidikan. “Kita bisa lihat bagaimana korelasi siswa yang merokok, bisa diperhatikan dari aspek mata pelajaran, misalnya dari segi kesehatan dari pendidikan penjas, segi ekonomi dari pelajaran ekonominya, kimia, Biologi ataupun PPKN akan ada sebuah korelasi penilaian bagi siswa yang merokok.”, tuturnya.

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, tampak para siswa di Purwakarta melakukan bersih – bersih, baik dilingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat.(amh)

Leave a Reply

Your email address will not be published.