wpid-wp-1456817400403.jpeg

dangiangkisunda.com – Agus dan Irma sendiri sebelumnya dikabarkan mempunyai anak usia empat bulan yang meninggal,karena di duga mengalami gizi buruk, akan tetapi mereka menolak meninggal anaknya disebut gizi buruk. “Anak saya meninggal karena sakit,karena maha kuasa,saya sering diberikan bantuan beras dan susu akan tetapi saya bagikan lagi kepada tetangga.”, ujarnya.

Sedangkan menurut Kepala Desa Sukatani,Asep menuturkan bahwa pasangan ini sering kali menolak bantuan bahkan,pernah dibantu untuk perbaikan rumahnya tetap saja menolak, bahkan ketika anaknya baru berusia tiga hari pun sudah diajak memulung,dengan alasan tidak mau dibawa bidan . “KPAI purwakarta pun sulit membujuk ibu ini,bahkan pernah kita bantu dari susu,beras hingga perbaikan rumah mereka tetap menolak.”, ungkapnya.

Sedangkan menurut Bupati Purwakarta,Dedi Mulyadi,mengungkapkan bahwa ini merupakan pengalaman unik,ditawari bantuan perbaikan rumah hingga diberikan kebutuhan pokok mereka menolak .” Ada – ada saja,saya tawari untuk masuk program KB dan saya berikan bantuan sebesar 25 juta mereka menolak,padahal mereka tinggal dirumah tidak layak.”, ujarnya.(amh)

Leave a Reply

Your email address will not be published.