Dedi Mulyadi bersama Marwan Jafar berbincang dalam Kunjungan Kerja di Bale Nagri, Purwakarta Kamis (07-01-2016)

dangiangkisunda.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar, apresiasi konsep pembangunan desa yang hampir merata di Kabupaten Purwakarta.

Hal itu diungkapkan Marwan saat menggelar dialog dengan para Kepala Desa dan aparatur RT, RW Se Kabupaten Purwakarta, di Pendopo Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (6/1). “Untuk Kabupaten Purwakarta dana desa terserap mungkin belum maksimal. Semoga dapat di maksimalkan,” kata Menteri Marwan, dihadapan ratusan Kepala Desa yang hadir dalam acara tersebut.

Karena itu, Marwan berharap penyerapan Dana Desa bisa lebih di maksimalkan di Kabupaten Purwakarta. Dia juga menghimbau agar desa-desa yang belum menyerap Dana Desa dapat segera dimanfaatkan untuk pembangunan desa masing-masing.

“Dana desa sudah disalurkan 100 persen. Sekali lagi saya tekankan sudah 100 persen. Bagi desa yang belum melakukan penyerapan, segera gunakan dana desa ini hingga Maret 2016,” tukasnya.

Marwan menegaskan, pihaknya melakukan pengawasan terhadap penggunaan Dana Desa, agar pemanfaatan Dana Desa dapat dipastikan untuk kepentingan pembangunan desa dengan melibatkan partisipasi masyarakat.

“Pengawasan tentu menjadi tugas kementerian. Kita memiliki Pendamping Desa yang bertugas untuk mendampingi desa-desa dalam proses penyusunan program pembangunan sampai pelaksanaannua. Kita juga dibantu oleh BPKP dan Bapemas Kabupaten/Kota untuk melakukan monitoring. Terakhir ada BPK yang mengurusi audit dan laporan penggunaan dana desa,” ujar Marwan.

Namun demikian, Menteri asal Pati Jawa Tengah itu berharap para Kepala Desa tidak merasa ketakutan untuk menggunakan Dana Desa dengan hadirnya Pendamping Desa, BPKP dan Bapemas dalam fungsi monitoring terhadap penggunaan Dana Desa.

“Saya tidak bosan-bosannya menekankan agar para Kades tidak takut menggunakan dana desa. Sebab, saya sudah berpesan kepada pihak Kepolisian dan Kejaksaan untuk tidak terburu-buru mengkriminalisasikan Kepala Desa jika ternyata ditemukan kesalahan dalam penggunaan Dana Desa,” tambah Marwan.(amh/bon)

Leave a Reply

Your email address will not be published.