kang dedi mulyadi dan istri

dangiangkisunda.com – Komariah entah siapakah dia, yang pasti dia adalah sosok perempuan yang selalu diceritakan Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Dedi Mulyadi setiap dirinya menjadi pemateri dalam setiap acara.

Mungkin-kah, sosok perempuan yang dulu pernah di cintai Kang Dedi. Adalah perempuan yang sangat luar bisasa cantik. Sampai-sampai Kang Dedi pun pernah tergila-gila akan sosok perempuan yang kini telah menjadi kisah dalam hidupnya.

Begitu menariknya-kah Komariah, berbagai cara dilakukan pria yang kini telah menjadi orang sukses. Dahulu, Kang Dedi Mulyadi begitu kiranya dia sering disapa, ternyata pernah merasakan jatuh cinta yang sangat dahsyat. Gelombang cinta yang menelusup palung hatinya membuat dirinya menjadi Gegana (Gelisah galau merana).

Tak merasa gentar karena ingin mendapatkan cinta Komariah. Kang Dedi Mulyadi melakukan segala cara ingin memiliki pujaan hatinya. Saat itu Kang Dedi secara fisik dan materi sama seperti halnya pemuda biasanya, hidup dalam keluarga yang sederhara tak memiliki kelebihan materi. Secara fisik pun penampilan fashion yang tak terlalu keren, kulit hitam, badan kurus kering. Tapi dirinya tetap berani demi meraih apa yang dia inginkan.

Bagi Kang Dedi Mulyadi, dibalik kisah perjuangan cintanya ada banyak kesan yang tak bisa dilupakan. Yang paling berkesan bagi pria yang kini aktif menjadi Presedium Korp Alumni Hmi (Kahmi) Jabar tersebut. Demi merebut perhatian Komariah, dirinya menjalankan “Tirakat”. Masyarakat Jawa menyebut tirakat merupakan proses pembersihan jiwa yang juga menyeimbangkan anatara tujuan hidup jasmani dan rohani. Sehingga dengan melakukan tirakat akan mempermudah keinginan dan memunculkan daya tarik seseorang.

Tirakat yang dijalankan Kang Dedi, dia melaksanakan Ibadah puasa. Mulai puasa senin dan kamis, bahkan hingga puasa 41 hari pernah ia lakukan. Untuk apa ia lakukan, tentunya hanya ingin mendapatkan setangkai mawar yang indah ialah Komariah.

Setelah dirinya menjalankan ritual tirakat tersebut, nyatanya dirinya tidak membuat Komariah terpesona kepada Kang Dedi Mulyadi. Tak sampai disitu, walaupun tirakat yang ia lakukan tidak berhasil menarik perhatian Komariah. Kang Dedi, diajak sahabatnya ke daerah Garut untuk bertemu guru spiritual. Maksud pertemuan itu Kang Dedi, ingin meminta “Isim” atau yang dikenal dengan “Jimat”.

Sesudah dirinya mendapatkan “Isim” itu, ternyat Komariah pun masih tetap sama tidak tertarik pria yang kucel dan dekil itu. Setelah proses perjalanan cintanya tersebut. Namun apa boleh dikata, “kasih tak sampai Kang Dedi Mulyadi” hanya kenangan manis yang kini diceritakan didepan khalayak banyak.

Akhirnya, Takdir cinta yang telah ditentukan oleh sang Maha pemilik “Cinta” Allah SWT. Berkata lain. Kang Dedi Mulyadi, sosok pria yang dulu kucel dan berbadan kurus. Kini dijodohkan oleh seorang perempuan nan cantik luar biasa. Dia adalah mantan mojang Purwakarta Anne Ratna Mustika.

Dari perjalanan ke galau-an Kang Dedi. Akhirnya, Kang Dedi Mulyadi memutuskan melanjutkan pendidikan-nya, ia hijrah ke Kabupaten Purwakarta. Dirinya lebih memilih ikut dengan Kaka-nya, dari pada tinggal di Kota kelahirannya Subang.

Proses perjalanan hidupnya di Purwakarta membuahkan hasil yang luar biasa. Pendidikan di Sekolah Tinggi Hukum (STH) dan aktif sebagai aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan hingga menjadi Bupati Purwakarta.

“Komariah boleh tidak ku dapatkan tapi seribu komariah akan ku dapatkan hari ini,” ungkap Kang Dedi, sambil bercanda.

Dibalik proses perjalanan tirakat puasa Kang Dedi Mulyadi, hingga kini pria yang dikenal sebagai Budayawan Jawa Barat teresebut dikenal sebagai sosok pemimpin yang rajin menjalankan puasa senin dan kamis. Puasa tersebut adalah salah satu sunah yang diperintahkan oleh Rasul Muhammad Saw. (Amh)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.