keren, bupati purwakarta

dangiangkisunda.com – Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengunjungi Kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gubernur DKI Jakarta. Dalam agenda kunjungan tersebut, Kang Dedi sapaan akrab Dedi Mulyadi menjalin kerjasama dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Kerjasama yang dijalin kedua pemimpin Kepala Daerah tersebut, bersepakat menyelamatkan kelestarian sumber mata air bersih.

“Purwakarta memerlukan kerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk menyelamatkan beberapa areal sumber air bersih bagi kepentingan masyarakat sehingga Jakarta mendapat suplai air bersih dari Purwakarta dan Jakarta punya hutan-hutan di Purwakarta baik yang dikelola oleh masyarakat maupun yang dikelola oleh Pemda DKI,” ujar Dedi.
Demikian disampaikan Dedi setelah melakukan pertemuan tertutup dengan Ahok di ruang kerjanya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2015).

Dalam kesempatan yang sama, Ahok menyampaikan ingin membeli mata air di sekitar kawasan Jatiluhur, Jawa Barat. “Kita mau beli mata-mata air yang akan masuk ke Jatiluhur supaya itu terjaga kelestariannya,” kata Ahok.
Ahok menilai pentingnya menanam saham untuk melestarikan air dari sumber Jatiluhur. Terlebih Pemprov DKI Jakarta berencana memasang pipa untuk mendapat pasokan air bersih.
“Kita enggak perlu tanam, kita beli saja langsung dari masyarakat dari pada ditebang ngehabisin duit. Lebih baik kita jaga agar seluruh lingkungan Jatiluhur itu bisa terjaga sumber airnya. Jakarta kan mau pasang pipa lagi, ada pipa baru kalau airnya enggak ada gimana? Enggak ada guna kan,” ujar Ahok.

Mendengar pernyataan Ahok, Dedi menambahkan pemasangan pipa tersebut bisa meminimalisir terjadinya kebocoran air dari Jatiluhur hingga 5%sehingga bisa menambah debit air bersih untuk dipasok ke Jakarta.
“Kalau pakai pipa, kebocoran bisa diminimalisir jadi 5 persen saja. Artinya, pasokannya lebih cukup dari hari ini. Ditambah 40 persen dari kapasitas yang dimiliki PAM Jaya hari ini. (Pasokan saat ini) 19 ribu liter per detik. Harus pakai pipa langsung agar tidak terjadi kebocoran. Masyarakat Purwakarta merasa bangga mengirim air ke DKI karena lingkungannya terjaga,” jelas Dedi.

Kedua belah pihak akhirnya menargetkan pemasangan pipa bisa dilakukan mulai tahun depan. Adapun pelaksananya dilakukan oleh PAM Jaya.

Selain membahas air, Ahok mengungkapkan dirinya juga akan meminta PD Dharma Jaya untuk mengembangkan peternakan kambing dan di Purwakarta. Nantinya anak-anak di sekitar yang bertugas mengumpulkan kayu bakar sembari memberi makan hewan-hewan tersebut.
“Anak-anak SD harus piara kambing dan ambil kayu bakar. Kita ingin sekali kalau bisa kerjasama ada lahan yang dibuat untuk pengembalaan, nanti anak sekolah yang gembalain kambing atau sapinya. Ini bentuk usaha yang baik, sehingga anak-anak di sana tidak berpikir kerja di pabrik saja dia jadi pengusaha ternak. Jadi Pak Bupati orangnya memang petani peternak dan budayawan memang suka,” terangnya.
Sebab hal ini bisa membangun karakter pendidikan anak untuk lebih dekat kepada alam dan menyanyangi sesama makhluk hidup. “Bayangin saja di sana anak sekolah dikasih telor dan susu seminggu berapa kali. Ini luar biasa,” kata dia.
Meskipun tertarik, namun Ahok masih harus menunggu persetujuan dari DPRD DKI untuk anggarannya.(Amh/Detik.com)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.