dangiangkisunda.com – Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, mewajibkan seluruh kendaraan dinas pejabat di pemerintahan daerahnya untuk mengantar jemput calon haji sampai ke Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng Tanggerang.

Para jemaah calon haji akan dijemput di rumah masing-masing menuju titik keberangkatan dan diantar kembali menuju rumah saat nanti sudah selesai melakukan ibadah haji.

“Kita siapkan kendaraan dinas milik pejabat, punya saya pun dipakai,” ucap Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi di rumah dinasnya, Sabtu (5/8/2017).

Diperkirakan seratusan kendaraan dinas telah disiapkan untuk menjemput dan mengantarkan langsung para jemaah calon haji. Seluruh kendaraan ini telah dibagi per wilayah sehingga memudahkan proses penjemputan.

“Semuanya 100 unit, sudah dibagi per wilayah biar mudah, ini rutin kita lakukan,” kata Dedi.

Tujuan pelayanan ini sebut dia, sebagai wujud memberikan pelayanan, rasa aman, dan kenyamanan warga yang akan berangkat ke tanah suci. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban jemaah sehingga tidak perlu menyewa kendaraan.

“Ini pelayanan kami kepada tamu Allah, mereka harus mendapatkan perhatian khusus, kita inginkan rasa aman dan nyaman dapat terpenuhi, kan mereka jadi gak harus sewa kendaraan,” kata 

Salah satu calon haji sekaligus pasangan suami istri Ae (68) dan Ati (52), mendapatkan kesempatan dijemput oleh Dedi Mulyadi langsung di rumahnya di Kampung Mekarsari, Desa Cibinong, Kecamatan Jatiluhur sore tadi.

Pasangan yang tak memiliki anak kandung ini sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani dan berangkat haji dengan uang hasil menjual kerbau peliharaannya selama puluhan tahun lalu.

“Saya tadi kaget karena dijemput langsung oleh Pak Bupati dengan kendaraan bagus. Di sepanjang jalan saya sama istri tadi hanya terharu. Selama ini kami tak memiliki anak kandung tapi mengangkat dua orang anak saudara. Alhamdulilah saya akan berangkat Haji sekarang,” kata dia.

Ae pun sebelumnya hanya diberitahu kalau dirinya akan dijemput mobil dinas untuk pergi ke lokasi titik kumpul di perkotaan. Dirinya pun merasa bahagia karena mendapatkan pelayanan khusus dari pemimpinnya tersebut.

“Istri saya tadi terus bertanya kepada Pak Bupati. Pak jangan repot-repot, kata Pak Bupati bilang sudah kewajibannya dia katanya,” ujar dia. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published.