IMG-20151121-WA0062

dangiangkisunda.com – Bupati Purwakarta, Kang Dedi Mulyadi menepis tudingan kalau dirinya mengganti ucapan salam Assalamualikum dengan sampurasun. Dedi menegaskan bisa dilihat dari setiap rekaman pidato dia atau saat bertemu masyarakat, ucapan assalamualikum disampaikan lebih dahulu baru sampurasun.

“Selama ini saya selalu berucap Assalamualaikum, dilanjutkan dengan sampurasun dalam berbagai kesempatan. Untuk itu tuduhan yang mengatakan saya mengganti assalamualaikum dengn sampurasun merupakan tuduhan yang tidak berdasar,” tegas Dedi, Kamis (26/11/2015).

Dedi menjawab tudingan FPI yang disasar kepadanya. “Seluruh pidato-pidato saya terekam dengan baik dan tersimpan di arsip Humas. Sehingga siapapun dapat mengaksesnya,” tambah dia.

Dedi juga meminta agar sampurasun dan assalamualaikum tidak dipertentangkan.

“Assalamualaikum dan sampurasun adalah pertautan. Keislaman dan Kesundaan adalah nilai Imanensi dan Transendensi yang mampu menata perilaku hidup manusia yang sempurna. Sehingga Assalamualikum dan Sampurasun bukanlah kalimat yang mesti dipertentangkan karena dimensinya berbeda. Kedua ucapan itu semestinya dipertautkan, sehingga membentuk karakter univerrsalitas dan lokalitas,” tutupnya. (hsr)

Leave a Reply

Your email address will not be published.