image

dangiangkisunda.com – Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi tak menggubris rencana aksi ulama Purwakarta di Bandung pada Senin (7/12/2015) meskipun aksi itu akan menyudutkan namanya dengan tuduhan biang musrik di Purwakarta.

“Saya sih enggak ada masalah mereka mau giring opini menyudutkan saya, menuduh saya mistis atau bagaimana, itu kan sudut pandang mereka yang tolak ukurnya tergantung sudut pandang mereka sendiri. Yang penting tugas saya sebagai pemimpin di Purwakarta sekarang, saya bekerja sebaik-baiknya,” ujar Kang Dedi usai ditemui di Pendopo Pemkab Purwakarta, Jumat (4/12).

image

Menurutnya, yang terpenting sekarang adalah melayani masyarakat karena tugasnya melaksanakan konstitusi UUD 1945. Masih menurutnya, kondisi realitas Purwakarta saat ini bukan darurat musrik sebagaimana dituduhkan sejumlah ulama.
“Realitas Purwakarta saat ini sedang darurat air bersih, itu yang penting.

Karenanya saya sudah petakan solusinya bagaimana, tahun depan, kami sudah siapkan anggaran untuk pemenuhan kebutuhan air bersih. Di pemda ada Rp 30 miliar dan di tiap desa ada Rp 600 juta yang akan disiapkan untuk pemenuhan kebutuhan air bersih di daerahnya masing-masing,” ujarnya.

Pekan depan, ia menggulirkan akan  mewajibkan PNS dan pelajar menanam pohon dengan target pada 30 Desember tertanam 1 juta pohon. Sehingga, tegakkan pohon beberapa tahun ke depan akan menyuplai air bersih.

“Suara sumbang di luar biarkan saja, yang penting sekarang bekerja layani masyarakat dengan baik, layani orang miskin dengan cepat, bangun rumah orang yang roboh, ambulans harus on call, daerah harus bersih dan kita bisa lihat sekarang Purwakarta bersih dan jalan yang bagus sebagai penyangga roda perekonomian,” katanya.

Ia juga mengomentari soal tuduhan patung di Purwakarta yang dinilai sejumlah ulama bagian dari kemusrikan. Menurutnya, patung tidak hanya dibangun di Purwakarta, melainkan juga di kota-kota lain.
“Kenapa yang dipersoalkan Purwakarta saja, kota lain? Lalu, persoalan selanjutnya, ada orang Purwakarta yang sembah patung, coba cari ada tidak???” ujar Dedi.(hsr)

Leave a Reply

Your email address will not be published.