dangiangkisunda.com – Devina (25) gadis berkebutuhan khusus asal Desa Cinangka, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta akhirnya bertemu dengan Bupati Purwakarta  Dedi Mulyadi setelah sebelumnya ia tersesat hingga daerah Pelabuhan Ratu Sukabumi karena mencari ayahnya.

Dalam pertemuan hari ini Rabu (5/4) di rumah dinas Bupati Purwakarta, Jalan Gandanegara No 25, Devina tampak terharu dan tidak menyangka dapat bertemu dengan orang nomor satu di Purwakarta tersebut. Sambil tersedan, ia juga menceritakan kisahnya mulai dari kejadian Ibunya meninggal hingga uang Rp50 ribu yang ia gunakan sebagai ongkos untuk mencari sang ayah.

“Mama meninggal saat neng berusia 6 Tahun. Bapak menikah lagi, jadi neng tinggal sama nenek, pas nenek meninggal, neng diurus bibi, cuma gak enaknya bibi selalu bertengkar dengan suaminya, takutnya gara-gara neng, makanya neng kepikiran untuk cari bapak,” ungkap Devina.

Perjalanan mencari sang ayah ternyata bukan perkara mudah. Ia bahkan mengaku pernah diperkosa oleh orang tak dikenal pada medio 2010 lalu, saat berjalan sendirian di kawasan BIC Purwakarta dalam upaya mencari sang ayah.

Beberapa permintaan diutarakan oleh gadis lugu tersebut kepada Bupati Purwakarta.  Diantaranya, ia menginginkan agar dapat bersekolah dan ingin bertemu dengan ayahnya dalam waktu dekat.

“Saya ingin sekolah, ingin pintar kayak orang lain. Kalau tidak merepotkan bapak, neng juga ingin ketemu Ayah,” ujarnya sambil terisak.

Air mata  pun terlihat mengalir di wajah Bupati Purwakarta setelah mendengar kisah yang dituturkan oleh Devina. Tanpa berpikir panjang, ia terlihat menghubungi Kepala Desa  Cinangka, Bungursari untuk mengkonfirmasi alamat terakhir tempat ayah Devina tinggal. Keinginan Devina yang lain yakni bersekolah juga dikabulkan oleh pria yang juga budayawan Sunda tersebut.

Tak hanya itu, Dedi juga terlihat memberikan bantuan modal usaha membuka counter pulsa untuk Devina sebesar Rp5 Juta.

“Insya Allah neng bisa sekolah, kita masukan Kejar Paket, ini modal usaha untuk neng. Intinya, neng tidak boleh memiliki rasa dendam pada siapapun, neng harus yakin, harus bisa bermanfaat bagi orang lain,” ujar Dedi sedan.

Sebelumnya, Devina diketahui tersesat dalam perjalanan mencari ayahnya. Ia berangkat dari Sadang Purwakarta hingga tanpa sadar terbawa sampai terminal Kampung Rambutan. Setelah itu, ia kemudian terbawa sampai Bogor sebelum akhirnya sampai di Pelabuhan Ratu Sukabumi dan menginap selama beberapa malam di Kantor Polsek Cisaat.

Akun Facebook Polsek Cisaat inilah yang menginformasikan keberadaan Devina. Ia pun dijemput oleh Tim Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi untuk dibawa kembali ke Purwakarta. Kini, Devina tinggal dibawah pengawasan Kepala Sekolah SMAN I Campaka dan memulai usaha counter pulsa dengan nama “Evi Cell”. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published.