image

Ilustrasi

dangiangkisunda.com – Bagi para pecinta seni bela diri, tak ada salahnya mengosongkan waktu pada Sabtu 2 April 2016 dan berkunjung ke Kabupaten Purwakarta. Di sana Anda bisa menyaksikan Festival Bela Diri Dunia.

Dalam festival itu para jawara dari Indonesia khususnya tanah Sunda akan beradu jago mempertontonkan keindahan gerak seni bela diri dengan para jawara dari luar negeri.

Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi menjelaskan, pemilihan bela diri sebagai festival tak lain sebagai bentuk pelestarian kesenian dalam hal ini bela diri khas Indonesia, yakni Pencak Silat.

“Selain itu bela diri juga selama ini hanya dipahami sebagai aspek kegiatan fisik saja oleh sebagian orang, tapi di sini kita akan tampilkan seni bela diri itu dari segi estetikanya,” ucapnya kepada wartawan di Pendopo Purwakarta, Jumat (26/2/2016).

“Bentuknya nanti adalah art performing, jadi bukan yang adu fisik,” sambungnya.

Menurutnya, seorang maestro bela diri tak hanya pandai beradu otot dengan lawan, namun juga harus mampu mempertontonkan gerakan-gerakan yang indah dan memukau.

Dedi mengungkapkan, sejauh ini tercatat sudah ada sekitar 100 jawara dari Indonesia dan lima negara yakni Cina, Jepang, Brazil, India dan Korea yang akan hadir dalam festival tersebut.

“Masing-masing negara memiliki ciri khas bela diri masing-masing. Termasuk dari Indonesia kita akan tampilkan pencak silat khas Sunda,” bebernya.

Nantinya, lanjut Dedi, pertunjukan akan semakin menarik karena akan digelar di Taman Air Mancur Sri Baduga yang berada kawasan wisata Situ Buleud.

“Jadi mereka akan mempertontonkan keahliannya dengan latar air mancur. Alunan musik yang biasa mengiringi air mancur pun akan diganti sesuai dengan music khas bela diri masing-masing,” tukas pria yang akrab disapa Kang Dedi itu.

Dihadiri Iko Uwais, Yayan Ruhiyan dan Cecep Arief Rahman

Khusus untuk para penampil dari Indonesia nantinya akan diikuti oleh berbagai padepokan pencak silat khususnya dari Tanah Sunda.

“Mewakili Indonesia nanti ada juga trio Star Wars Iko Uwais, Cecep Arief Rahman dan Yayan Ruhiyan. Mereka akan menunjukan keindahan silat khas Indonesia,” ujar Dedi.

Dedi mengungkapkan, untuk menjaga ketertiban pihaknya sementara akan memberlakukan tiket masuk ke Taman Air Mancur Sri Baduga. Untuk kelas VIP (duduk depan) tiket dibanderol dengan harga Rp 250 ribu dan kelas ekonomi (berdiri di belakang) seharga Rp 50 ribu.

“Tiket itu hanya demi ketertiban saja. Karena dipastikan akan berjubel yang ingin menonton. Dan semua uangnya akan masuk ke kas daerah,” katanya.(amh)

Leave a Reply

Your email address will not be published.