dangiangkisunda.com – Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi hari ini Minggu (31/7) mendapatkan laporan dari salah satu followernya di akun Twitter @DediMulyadi71. Laporan yang berisi tentang keluhan pasien penderita penyakit hidrosefalus tersebut berasal dari akun @dodol_43175 melalui layanan pesan langsung atau Direct Message. Dari laporan tersebut diketahui bahwa pasien tengah dirawat di Rumah Sakit Bayu Asih Purwakarta dan sangat membutuhkan rujukan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

Bupati yang akrab disapa Kang Dedi tersebut menerima laporan saat sedang menjalani rutinitas lari pagi di Taman Sri Baduga Purwakarta. Tak butuh waktu lama baginya untuk menindaklanjuti laporan warga Munjul Jaya Purwakarta tersebut. Ia beserta stafnya langsung menuju Rumah Sakit Bayu Asih untuk mengecek kebenaran laporan tersebut. Dedi kemudian mendapati pasien yang dimaksud berasa di Ruang Kemuning Rumah Sakit yang menyediakan layanan kesehatan gratis bagi warga tidak mampu itu.

“Saya langsung kesini begitu menerima laporan, gerak cepat saja dan saya minta langsung dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung untuk dilakukan tindakan medis. Karena ini harus cepat dan tidak bisa menunggu proses administrasi, saya pakai uang pribadi saja untuk biaya pengobatan anak ini”. Jelas Dedi kepada Humas Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

Pasien yang bernama Rayi Noval Ramadhan yang baru berusia dua tahun tersebut diketahui terus mengalami penurunan kondisi selama dirawat di Rumah Sakit Bayu Asih. Onik Marian (42) Ibu pasien mengatakan sejak enam bulan lalu anaknya harus terbaring sakit karena mengalami pembesaran di kepala. Dia harus meninggalkan rutinitasnya berjualan gorengan sejak tiga bulan lalu karena harus fokus mengurus Rayi.

“Bapaknya Rayi sudah meninggal, jadi anak ini yatim, saya harus berjualan gorengan untuk mencukupi kebutuhan tapi terpaksa berhenti karena harus merawat Rayi. Selama dirawat disini belum ada perkembangan malah makin menurun, untung saja ada yang berbaik hati melapor ke Pak Bupati, makanya saya kaget tadi pas beliau datang”. Tutur Onik dengan mimik pasrah.

Dalam laporannya, akun @dodol_43175 ini mengatakan “Kang hapunten nyuhunkeun solusi kanggo pengobatan murangkalih ieu anu ayeuna nuju dirawat di RS Bayu Asih. Kondisi ngahawatirkeun kedah dirujuk ka Bandung. Namung kondisi sepuhna terbatas. Ujian kanggo anak yatim. Aslina orang Munjul Jaya Purwakarta”(Kang maaf mohon solusi untuk pengobatan anak ini yang sekarang sedang dirawat di RS Bayu Asuh. Kondisinya mengkhawatirkan harus dirujuk ke Bandung. Tetapi kondisi orang tuanya terbatas. Ujian seorang anak yatim. Aslinya orang Munjul Jaya”.  Tutur akun dengan nama Deven tersebut.

Sambil mengantar pasien menuju Ambulance SEMAR, Dedi mendoakan agar pasien tersebut dapat segera sembuh. “Semoga lekas sembuh, bekal selama di Rumah Sakit Hasan Sadikin pun kami siapkan”. Pungkas pria yang tidak pernah lepas dari iket khas Sunda tersebut. (amh)

Leave a Reply

Your email address will not be published.